Untuk rasa yang samar
Bosan .
jenuh . bukan karena apa.
Bukan karena
kisah yang tak indah
Bukan karena
awal yang tak baik
Bukan karena
aku bertepuk sebelah tangan
Ini hanya
tentang keadaan.
Hanya
tentang pilihan kami
Tentang
pilihan terbaik yang awalnya kurasakan
Awalnya .
hanya terasa baik di awal
Selebihnya
hanya hampa yang tersisa
Mungkin
hampa atau entah bosan
Atau mungkin
bosan yang karena hampa
Atau bosan
karena tak sempurna
Atau hanya
ketakutan semata
Ntahlah,
yang jelas rasa ini ternyata cukup menyiksa.
Sayangku,
bila Tuhan izinkan kita sama
Tentu aku
kan menjadi orang yang paling bahagia
Sayangku,
bila kita lahir di tempat yang sama
Tentu rasa
ini akan terasa lebih indah
Sayangku, salahkah
aku bila kini aku bermimpi bahwa kita sama?
Salahkah aku
bila atas rasa ini, aku berharap padamu ?
Sayangku,
bila ini tampak lebih nyata
Mungkin rasa
bosan dan hampa ini takkan pernah ada yaa?
Mungkin kita
akan lebih mudah tertawa, ya kan?
Mungkin
takkan ada ketakutan yang terlalu besar yang kan menghantui kita.
Dan mungkin
takkan pernah ada keraguan, J
Sayangku,
maafkan aku bila akhirnya rasa ini kurasakan utuh.
Maafkan aku
bila akhirnya aku menganggap ini benar nyata .
Sayangku,
aku takkan meminta lebih darimu
Takkan
Hanya satu
pintaku padamu, permintaan yang sama yang dulu pernah ku ucapkan padamu.
“jujurlah
selalu pada hatimu, pada apa yang kau rasakan,jangan pernah takut aku kan
terluka atau kecewa, karena aku sudah cukup mengerti keadaan kita”
-aku sayang kamu dan aku tak ingin membuatmu sedih-
Komentar
Posting Komentar