Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Asal beres

Sekarang kerasa banget . Bangetbanget kerasa hidup gue ASAL beres . Setiap saat selalu ngerasa kalo kerjaan tuh numpuk puk puk, tugas ini lah ituu laah .. Walhasil semua gue kerjain dengan motto "asal beres". Ga maksimal dong? Jelaas laah, iyaa bangeet itu siih .. Sebenernyaa ga pengen juga kayanyaa, tapi kayanya beban gw akhir2 ini emang udah bisa d bilang berat . Dengan status mahasiswa fstrck yang memang harus kerja cepet ditambah pendamping yang tak kunjung hadir (*eeh ngapa jd kesitu) ,nyatanya gue belum bisa sepenuhnya fast gue masi kewalahan ada di ni jalur. Ibaratnya gue tuh kaya mobil butut mesin soak yang di nyanggupin balapan du jalan tol tanpa macet tanpa pintu tol. Haa .. Anyway, gue cuma pengen curhat ko. Smangaat semuaa .. Everything for better future , yoossshh

ce i en te a

cinta itu lucu yaa .. bisa menyatukan dua hati dalam skejap, di waktu yang ga bisa di tebak, orangnya jugaa ga bisa di tebak. cinta itu unik, datangnya bisa kapan ajaa, tapi perginya suka kapan-kapan.. haa .. cinta... cintaa .. bisa bikin yang ga suka jadi tiba-tiba suka. atau bahkan bisa juga bikin yang udah bilang cinta mati tapi ternyata malah berpaliing .. aiissssh .. kerjaannya cinta lah itu semuaa yang mesemmesem sendiri, ktawaktiwi atau nangis gulingguling .. hmm .. cintaa ..

Ayaah .

Tampak letih tubuh tua mu, memikul tanggung jawab dan pekerjaan yang tak pernah habis. Tapi itu tak serupa dengan aura semangatmu, yang selalu nyala membara menggetarkan nyali mudaku. Tak terbilang berapa banyak waktu yang kau habiskan untuk anak-anakmu . Mungkin seluruhny, mungkin setiap gerak usahamu adalah untuk kami, anak-anakmu, tak hanya sebatas memenuhi mimpimu. Mungkin hidupmu adalah kami. Usaha mimpi dan seluruh pekerjaanmu mungkin bernafaskan kami Bukan sekedar memuaskan keinginanmu Tetapi justru untuk mencukupi kami. Kami anak-anakmu ayah Kini aku merenung ditengah hiruk pikuk usahamu Sudahkah aku membalas setiap peluh usahamu? Atau, mungkinkah aku bisa menjadi sama dengan usahamu? Ayah .. Harus ku akui . Aku belum sepenuhnya menjadi sesuatu Di usiaku yang sudah kepala 2, aku belum bisa berdiri d atas kakiku sendiri. Maafkan aku ayah, karena aku begitu lamban untuk dapat membantumu Karena terkadang aku begitu asik dengab duniaku sendiri Ayah .. Aku ingin ka...

Lelah

Adakah kata lelah untuk mencintai? Adakah lelah menyayangi? Adakah ungkapan lelah untuk mengasihi ? Penantian tentang sebuah cinta. Penantian untuk berbagi rasa. Keegoisan saat menginginkan yg telah pergi kembali menemani. Saat membutuhkanny Saat merindukannya Saat ingin mendekapnya dan.memohon . 'tolong jangan tinggalkan aku lagi' Perasaan apa yang membuat penantian ini begitu tampak sempurna? Seolah hanya dia satusatunya yang mampu mengundang bahagia, Perasaan apa? Keinginan apa? Yang semata-mata tak lebih hanya sekedar ingin menyayanginya dengan utuh .

dalam kerinduan yang sama

dalam kamus rinduku slalu ada namanya yang selalu menguntai rasa sayang yang entah mengapa tak pernah putus mengurai kenangan yang banyak manis, sedikit pahit, dan sungguh amat melekat. rinduku tentangnya seperti jutaan bintang dilangit . kecil-kecil . indah . dan seperti sebuah rutinitas malam yang tak pernah menciptakan kata bosan. saat ada rindu, saat itulah bayangannya menyapaku saat kurasa rindu, saat itulah perasaanku seolah kembali tercurah padanya. kerinduan yang tak pernah habis . meski hujan yang jatuh dari sudut gelap mataku . entah sudah berapa banyak. kerinduan itu nyatanya tetap nyata . aku benar merindukanmu

Kicauan mentari

Terjaga dari buaian mimpi malam. Mimpi-mimpi yang menyenangkan . Bertemankan temaram rembulan Dan kemerlap bintang Teringat akan kenyataan yang menanti Yang mungkin tak seindah mimpi tadi malam Tak ragu memasang senyuman Dihadapan sorot mentari yang menyilaukan Ditengah kicau burung yang riang Membuat riang yang baru terjaga Tak peduli seindah apa mimpi tadi malam Seburuk apa kenyataan yang menghadang Hari ini kan tetap berlanjut Berjalan Menanti untuk dimiliki Segera bersiap. Menyingkap tebalnya selimut mimpi. Dan melangkah bersama kicauan mentari

dalam 6 dan 7

hmmm .. lama juga yaa, ga ngepost, hhe ... bukan ga ada waktu si, cuma lagi aga sedikit banyak pikiran ajaa.. :p o iya terkait judul di atas, kali ini saya pengen ngshare soal fastrack, curhat si sebenernya, entah rezeki atau musibah, beberapa bulan yang lalu, penulis mendapat kesempatan untuk mengikuti program fastrack, "apa sih fastrack?" yaa, klo di artiin si jalur cepat, sesuai dengan artinya kali ini saya mendapat tawaran untuk mengikuti jalur cepat, jadii ginii, saat ini saya masih berstatus sebagai mahasiswa s1 semester 7 (tua ya??) haha .. dan fastrack ini merupakan suatu program yang mensinergikan antara s1 dan s2. " maksudnya?" jadi maksudnya, biarpun kita masih s1, kita udah mulai bisa ikut kuliah pasca (s2), aga "wow" si sebenernya, soalnya secara ga langsung kuliahnya jadi dobel, s1 iyaa s2 juga iyaa .. hmm .. kurang lebih paham lah yaa .. intinya saat ini saya sedang terjebak dalam status mahasiswa fastrack, stengah-setengah, s1 i...

double move on

kebayang ga sih rasanya kalo orang yang baru aja kemaren bantuin kamu buat move on  sekarang malah bikin kamu harus move on  ?? that's so hurt guys .. haah *ngelamun bentar ah* hmm .. sedikit berbagai kisah cinta saya yang agak miris, klo liat postingan" saya sebelumnya mungkin anda akan beranggapan "ko kayaknya kisah cintanya miris terus yaa .. ?" haha, gpp, itu yang namanya hidup, kalo ga sakit mungkin ga akan belajar, #eeaa, hehe jadi begini saudara-saudara, dimulai dari kejadian putusnya saya dengan pacar saya sekitar 8 bulan yang lalu,  padahal saya sayang banget loh sama dia walaupun dia terus menyakiti saya (terkesan lebay dan cinta buta), :p yah, seperti dikirim gratis oleh Tuhan, dia yang ga pernah saya undang tiba-tiba hadir mengulurkan tangannya  dengan wajah sepenuh hati tulus ikhlas untuk membantu saya menyembuhkan seluruuuh rasa sakit hati saya . hemph . waktu itu sii, ya karena butuh saya terima-terima aja tangannyaa , (jadian??) ya ngga, kan dia...

#kkp (2)

di postingan sebelumnya sempet nyinggung masalah individu2 di tempat kkp saya .. sebenrnya sii, mereka semua itu anaknya asik-asik dan baikbaik, cuma mungkin terkadang kita kurang bisa menyadari posisi masing2, hmm .. yaph, di sini juga ada ketua dan anggota, posisi" itu jadi penting banget sebenernya di sini, soalnya gimana pun juga harus ada yang memanage kegiatan kita sehari-hari supaya semuanya berjalan seimbang. Jadi pelajaran lain yang ungkin saya dapat di tempat kkp ini selain self control adalah sadar diri sadar tempat sadar posisi sadar fungsi intinya adalah kesadaran diri, wajib banget ada di setiap individu2 yang ada disini, karena kalo ga gitu ya mungkin akan ada banyak pekerjaan yang bisa terhambat dan emosi dimana-mana, haha .. masih sedikit bingung untuk menguraikan kesadaran diri secara gamblang disini, takut malah jadi emosi. (emosian banget sih ni penulis -_-" ) maklum namanya juga anak muda, well, sebetulnya ga cuma harus di tempat kkp tapi dimanapun kit...

#kkp (1)

apa sih maksud #kkp di beberapa tulisan saya di blog ini? mungkin ada yang pengen tau, tapi kalo ngga juga gpp, *pasrah* hehe yaph, jadii saat ini tepatnya sejak 26 Juni 2012 saya sedang melaksanakan sebuah tugas mulia untuk memenuhi tuntutan bangku kuliah yang mengharuskan saya berada di sebuah desa yang belum pernah saya kunjungi dan sangat sulit dijangkau dengan kendaraan apapun *lebay, haha intinya saya sedang dikirim untuk melaksanakan Kuliah Kerja Profesi atau yg biasa di singkat KKP yaaaa mirip-mirip kaya KKN gitu deeh, dan tulisan saya yang berhastag (#) kkp itu artinya saya sedang menggalau di tempat kkp, huaaaa .. jadi pengen ceritaa, terlalu banyak duka yang saya dapatkan disini #ups, hehe ada sukanya juga sii .. yang pasti ada banyak banget pelajaran yang bisa saya dapetin disini, terutama dalam urusan bermasyarakat dan self control. hmm .. kenapa saya lebih tertarik untuk membicarakan soal self control, karena sesuai dengan apa yang saya rasakan kemampuan itulah y...

terima kasih dan maaf

Terima kasih untuk yang menginspirasi, mewarnai cerita cintaku . terima kasih untuk senyum malumalu yang manis, bukankah itu makna yang sempat tersembunyi ? Ribuan terimakasih untuk bantuan dalam puluhan hariku menghapus sakit dari lelaki sebelumnya. Terimakasih, karena memperkenalkanku dengan satu pelajaran yang belum pernah ku dapat.. Sungguh terimakasih untuk setiap kasih yang pernah tersirat ------------------------------------------------------------------------------------ maafkan karena ku telah mengabaikan permintaanmu . selalu kucoba tuk penuhi, tapi nyatanya aku tak sanggup. lagi-lagi maaf atas perasaanku padamu, yang diam-diam ku sembunyikan tetapi ternyata semakin menjadi. sungguh ku meminta maaf karena telah menganggapmu lebih dari apa yang kau beri. dan maaf untuk setiap kata, sikap, dan moment yang ternyata aku telah salah mengartikan. #kkp25072012

A little part of life :)

seorang temen pernah bilang . HIDUP ITU BELAJAR belajar ikhlas meski ga rela, belajar bersyukur meski ga cukup, belajar taat meski berat, belajar memahami meski ga sehati, belajar setia meski tergoda, belajar memberi meski tak seberapa, belajar tenang meski gelisah, Dan sekarang gue akan bilang kalo HIDUP ITU PENANTIAN penantian untuk bisa lahir dari rahim ibu penantian untuk mengetahui setiap lembaran takdir penantian untuk mencapai mimpi penantian untuk menanti menjalani takdir rizki jodoh hidup dan mati Yang sesuai keyakinan saya Semua sudah diatur oleh-Nya Tapii .. Meski HIDUP ITU PENANTIAN tapi HIDUP ITU juga USAHA karena penantian setelah usaha itu adalah sebuah KENIKMATAN tersendiri dalam HIDUP .. Hahaa .. Aga berat yaa .. Mungkin itu sedikit quote yang bisa gue pahami dan terima untuk sebuah HIDUP semoga gue bisa memahami hidup lebih dalam lagii .. Haseeeek .. Semangaaaat ^.^

just for info

hmm .. gimana ya mulainya,, awalnya blog ini emg diperuntukkan tulisan-tulisan saya yaaa ... bisa di bilang mellow,, hhe dan ada satu blog lagi yang isnya cerita-cerita gitu deh, tapi ternyata .. blog yg itu tiba-tiba ga bisa dibuka *eeerrrrh, bete deh jadinya, jadi biar lebih simpel, semua ditumpuk jadi satu aja lah yaa .. campuraduk, gadogado, ubah nama , edit profile dan sebagainyaaa .. hmm ... ga tau mau ngmng ap lagii,, soalnya, perlu diketahui, saat ini penulis lagi kecewa berat . yaah, biasalah anak muda. ehehe okee, segitu aja deh prolognyaa, :)

karena tanpa prolog kau berpindah

datang , singgah sebentar, lalu pergi lagi .. begitulah, karena toh memang bukan tujuan akhir . bukan ingin menyalahkan mengapa harus datang , bukan ingin menyesali yang pernah datang, hanya sedikit kecewa, karena selalu pergi tanpa pamit . seolah tak pernah ada cerita . tak ingin menyalahkan karena ternyata telah berpindah persinggahan, tak bermaksud memintamu kembali, tak pula ada niat untuk melarangmu, hanya sedikit kecewa, mengapa aku tak menyadari bahwa kau telah berlabuh . kecewa karena tak sempat kau mengatakan padaku kemana tujuannmu, seolah begitu tak pentingnya aku. kini, hanya tertinggal kenangan . doa. dan ucapan terima kasih . bukan bermaksud untuk menjauh, sedikitpun tak ada niat untuk berubah . hanya coba menghormati yang telah diputuskan . meski tanpa prolog, toh yang kau hadapi adalah makhluk yang sama dengan ku . setidaknya aku tau bagaimana mesin hatinya berfikir . dan aku sudah seharusnya mengerti, dan mengambil pos...

karena cinta dan kasih itu luas adanya

biarlah kita menjadi diri kita masing-masing . biarlah kita tetap berada di jalan yang telah lama kita yakini . jika hingga kini itu masih menjadi keyakinan kita, biarkan saja, tak apaa .. karena, tak perlu bersama untuk berbagi kasih . tak perlu menjadi pasangan untuk berbagi cinta . hanya cukup menyadari, cinta dan kasih itu luas adanya, dalam dua pun kita tetap akan bisa berbagi dan merasakannya . dan takkan ada batasan waktu untuk itu. dalam doa masing-masing kita uraikan cinta dan kasih itu . dengan cara yang berbeda dan rumah ibadah yang tak sama. cinta kasih itu kan tetap utuh dalam bentuk yang berbeda . wujud cinta yang terkadang tersamarkan , mengapaa .. itulah cara kita untuk menutupi perasaan yang sebenarnya lebih besar . bukan ingin mengingkari, hanya coba menghargai keyakinan kita . sering terlalu takut untuk kita mengartikan perasaan yang sebenarnya telah nyata . hanya mencoba sedikit demi sedikit mewujudkannya dalam gerak  . sedikit bersentuhan dan s...
lukaluka yang tergores nyata . menyimpan cerita dalam tentang sebuah perjalanan panjang. perjalanan kehidupan yang sedang dan masih berjalan . #kkp17072012

rasa dari naungan payung

berawal dari hujan . sepertinya iya, rasa itu ada di bawah naungan payung kala hujan waktu itu . malu malu menatap, tangan menggenggam, simpul senyum terukir, merah merona pipi dan sorot mata yang tak dapat dibohongi . berawal dari hujan . Tanpa melupakan pelangi,  pelengkap sang hujan, menjadikannya lebih indah. seperti kita, di garis perbedaan yang jelas, tetap ada keindahan . saling melengkapi seperti hujan dan pelangi dan karena itu kita tak dapat bersama . :') #kkp05072012

mentari kelam

saat mentari menyiratkan luka, merasakan kesakitan, semburat cahaya yang menyilaukan, memberikan kata. takkan ada tawa hari ini , tak ku bawa semangat pada mentari pagi ini . selimut terhampar, menutupi luka dalam mimpi . tidur kembali, sembunyikan luka, menyimpan sakit, menyembuhkannya untuk sesaat . #kkp05072012

fr : bila semua wanita cantik

seseorang yang mencintaimu karena fisik,  maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati maka ia tidak akan pernah pergi ! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk (tere liye - berjuta rasanya)

nothing #3

Mengapa rasa itu seolah begitu cepat berpindah ? Kepada yang lain . Mengapa seolah semuanya tampak begitu mudah ? Untuknya . Mengapa yang terlihat kini hanya seperti sebuah permainan ? Bagiku . Mengapa aku merasa begitu sia-sia dan di siakan ? Karena rasa . Mengapa aku semakin tampak bodoh ? Bersama sisa perasaan darinya . Mengapa akhirnya aku tak lagi miliki kepercayaan ? Atas sebuah “rasa” . Kuberikan selamat padamu atas pergantian rasa yang telah kau jalani . Ku sertakan rasa bahagiaku atas perasaan cinta yang lain yang kini kau miliki . Aku iri padamu . Kamu mampu berlari leih cepat dari yang ku kira . Sedang aku, sesekali masih harus terjerembab dalam kubangan sisa-sisa perasaan ku padamu .

#nothing 2

Ceritaku seperti terhenti . Cerita cintaku. Sepertinya sudah teralu lama aku menata hati . Mengumpulkan kepingan-kepingan itu ternyata bukanlah sebuah kemudahan . Menjadikannya satu seolah pekerjaan yang terlalu melelahkan . Menyerahkah? Atau hanya merasa jenuh ? Ntahlah, tapi satu yang ku tahu pasti . Aku tak ingin sakit lagi . Aku tak ingin lagi kesalahan . Keinginan kebanyakan orang . Dan terkadang keduanya tak bisa dihindari, Tapi apalah, menjadi terlalu takut untuk saat ini, Berbagi hati, rasa, dan cinta . Sepertinya hanya akan membuang-buang waktu . Hingga akhirnya , sendiri itu menjadi pilihan yang terlalu tepat .

rasa dalam tinta

Goreskan tinta . wakilkan kata. atas sebuah rasa . yang tak sempat di ucap . tak sempat di ungkap. tergambar dalam setiap kata . gurat wajah yang seharusnya nyata . bibir terkatup . tak ada suara . berkata "a" . hanya gerakan . menggantikan pita suara yang bertugas . hilang . terbayar . seluruhnya dalam kata oleh tinta atas rasa 

nothing #1

Meletakkan hati di pangkuan rasa Bergerak, berputar, berubah-ubah Berwarna - warni . transparan >> putih >> abu-abu >> hitam kelam . gelap . tak terlihat dari tak terlihat kembali pada tak terlihat . tak akan berubah . ketika mereka adalah ketulusan tak akan berpaling saat mereka menjadi kesetiaan tak akan berdusta ketika menjadi kejujuran seluruhnya rasa yang mungkin tak abadi yang terkadang tersamarkan
atas perbedaan kita berjumpa di persimpangan kita tertawa --- menutup mata untuk hitam dan putih membenarkan setiap abu-abu yang datang --- merasakan kesamaan di jalan yang berbeda

tawa dan musim semi

Aku melihatmu tertawa, Seketika aku terdiam, Berharap saat itu berlangsung lebih lama, Bagiku tawamu seperti air penghilang dahaga Hujan pembasuh kering Menyelesaikan musim kemarau Dan mengundang musim semi datang Di hatiku , Atas tawamu dihadapanku Musim semi itu benar-benar datang di hatiku . Membuat ribuan rasa mulai bermekaran Semua atas tawamu . Meski tawamu bukan atasku Tapi cukup, melihat dan merasakan tawamu, Mampu hati ini berdesir, merasakan kebahagiaan yang mungkin sama . Sayangnya musim semi ini tak bertahan lama . Seketika musim gugur itu datang, Menrepa, memaksa menggantikan musim semi Bahkan sebelum seluruh rasa ini benar-benar berhasil bermekaran Mengapalah , ini berlalu begitu cepat . Terlalu cepat tawa itu menghilang Mengapa kini gurat kesedihan yang kudapati di wajahmu . Kemana tawamu ? Kemana pelepas dahagaku ?
tahukah kau , takkan pernah ada kata yang sanggup wakili perasaanku saat ini, takkan ada kata yang tepat untuk seluruh rasaku pada mu, bukan sedih, senang, cinta, sayang,benci tak slah satu dari semua kata-kata itu karena entahlah, rasanya begitu aneh begitu takut aku menggambarkannya sungguh aku begitu takut kehilangan mu enath karena apa, dan seharusnya perasaan seperti ini tak pernah ada karena aku, bukan siapa-siapa mu dan kamu, hanya obat bukan yaph,o b a t. seharusnya aku lebih dari sekedar sadar lebih dari sekedar paham untuk kata itu :(

untuknya, dirimu, dan dia

untuknya , terima kasih, atas setiap rasa yang telah kau cipta, tahukah, kau telah jarkan begitu banyak hal padaku, tentang kesetiaan, kepercayaan, dan tentang rasa sayang, memaafkan, memberi kesempatan, banyak hal, terlalu banyak, hingga sampai detik ini aku tak bisa lupakan semua . terimakasih, tak ada satu hal pun yang kusesali atasmu kecuali satu  "nyatanya aku tak mampu menjadi yang terbaik bagimu" itulah satu-satunya penyesalanku atasmu . maafkan dan terimakasih untukmu , terima kasih, kamu seperti obat, datang dengan dosis tinggi dan sungguh sanggup membuat setengah dari fikir dan rasa ku teralihkan, dan aku sadar, layaknya obat, dosisnya akan semakin berkurang, begitupun kamu, dosisnya semakin berkurang, tapi rasanya semakin pekat, sedikit saja kuteguk, rasanya kan amat sangat melekat. terimakasih, telah menjadi tangga, untukku beranjak dari lubang ini, telah menjadi pegangan ketika ku ingin beranjak dan bangkit. mes...

k-cil

aku takkan pernah menyalahkanmu takkan pernah, sekalipun . aku memang tak mengerti apa yang sebenarnya aku rasakan , kau bantu aku bangkit dari kesedihan tapi tanpa kau sadari, kau telah membuat kegalauan yang baru. yaph, kegalauan, aku benci rasa ini, seharusnya aku tak memiliki perasaan seperti ini . meski sejak awal kau berkata "jangan pernah menyukaiku" tapi sungguh setiap tindakanmu selalu membuat ada perasaan lain yang tumbuh aku sadar, aku benar-benar sadaaar . kita takkan mungkin satu itulah mengapa aku benci perasaan ini. dan kali ini . sungguh takkan ada seorangpun yang mampu mengerti apa yang kurasakan .

Saat Keletihan Menyapa

Letih, Kali ini aku benar-benar letih Tenaga ku nyaris tak bersisa tak hanya tenaga ku yang semakin menghilang tapi semangatku, yah semangat ku juga mengekor ikut menghilang bersama sisa-sisa tenagaku lihatlah, kecerian yang meredup itu Nampak jelas bukan Terlalu banyak Iya, ini pasti karena terlalu banyak Terlalu banyak rasa sakit yang dipendam Terlalu banyak kerelaan yang dijalani Teralu banyak tanda tanya Kekosongan Kehampaan, Mungkin itu Yang membuat cahayanya semakin meredup Meninggalkan gurat kesedihan Gurat keletihan Gurat keputusasaan atas apa yang selama ini dikejarnya Atas setiap pengharapan Dan atas puluhan kekecewaan yang menimpanya. Yang jelas, keletihan itu teramat nampak dan amat sangat terasa Tak ada yang tahu Karena dia . bukannya pandai Tapi bisa menutupinya dengan baik .. kali ini. Setidaknya . tak akan ada yang bertanya mengapa Disaat tak ada satu jawaban pun yang sanggup ia jelaskan .

kosong

kesepian itu seolah menghampiri ku LAGI entah untuk yang keberapa kalinya . perasan kosong ini menyeruak, naik ke permukaan memenuhi seluruh ruang di dada meninggalkan sesak sesak yang begitu menyiksa, ah, entahlah, mengapa harus seperti ini rasanya mengapa ini terasa semakin sulit . mengapa serumit ini cinta . "CINTA??" apa iya ini cinta? tak mengerti aku . entah kemana arahya . inilah mungkin yang membuat sepi kembali hadir tak ada arah , terlalu rumit untuk dinalar tidak, bukan rumit untuk dinalar hanya terlalu rumit untuk diterima oleh hati yaph, mungkin itulah, sekeping rasa yang begitu menyesakan dada . membuat segala seakan sia-sia yah, sia-sia . tak ada gunanya . ah entahlah, aku benci dengan perasaan seperti ini .

kehilangan

mengeja kata kehilangan . seperti mengurai semua kenangan . mengingat saat pertama kali bertegur, mencoba merasakan kembali hangat yang sama . yang dulu kita rasakan saat pertama kali bertatap mata . mengucap kata kehilangan seperti memuntahkan kembali semua kejadian semua hal yang pernah terlewati rentetatan peristiwa dengan segudang cerita . cerita yang takkan terulang takkan terlupa T e r u l a n g . satu kata yang mnggelitik , mengiringi kata kehilangan berhiaskan tanda tanya besar . mungkinkah terulang ? ah, terlalu nampak seperti sebuah harapan . waktunya telah habis  . telan saja kata kehilangan itu mentah-mentah . dan biarkan kenangan itu bersemayam di satu sudut di ruang hatimu . bertemankan waktu .

musik gersang

denting musik yang menyayat . meninggalkan sejuta rasa . terdengar indah namun terasa menyakitkan . meninggalkan gaung kehampaan . gema kekosongan . musik pesakitan . meraung-raung , meminta sisipan nada menanti harmonisasi lain . berharap ada satu do atau re yang membuatnya lebih baik . suara satu atau dua nampak sama, hanya terdengar seperti erangan kesakitan . penyanyi-penyanyi kehausan . nyaris kehilangan suara . untaian nada itu menggeram . menggeram dalam perbedaan . dalam satu do tinggi meloncat fa lalu sol berakhir di do rendah membuat telinga berdarah menyisakan luka . dalam gaung kehampaan . gema kekosongan . ---------------

perjalanan

Seperti mengusik ketenangan riak dipantai Melebarkan layar diatas terjangan ombak Mendayung perahu melewati dalamnya samudera Menyelam . menikmati keindahannya Tenggelam . terbuai oleh hamparannya Ubur-ubur .ikan . rumput laut. Batu karang . kepiting. Hingga bulu babi Kini tlah menjadi kawan baru . Menyambut hati dengan keramahannya Harmonisasi yang indah . akhirnya kenyamanan . Sejenak lupa . lantas nyaman . dan sekarang benar-benar tak ingat lagi . Burung-burung yang mengintai. Ah, keindahan itu, membuat segalanya sempurna . Yang mengintai itu tak ada artinya . Takkan mampu burung itu menyelam , Takkan mampu, karena disini hanya ada keindahan dan harmonisasi yang indah Terhempas . Ternyata ombak itu mengganas Tak di sangka Yang tenang itu kini begitu mengguncang Terkoyak . berantakan . Tak ada kawan . tak ada pegangan Yang mengintai semakin menambah ketakutan Hancur . Yang indah itu luluh lantak sudah . Tenggelam. Tak lagi terbuai...

hope

Mimpi ku menghilang, bukan Belum menghilang hanya sedikit terhalang Hingga ku tak dapat lagi melihatnya Aah Aku ingin melihatnya Aku ingin meraihnya Aku ingin nyata mimpi itu Izinkan aku Kumohon Berikan aku jalan, beri aku ruang Beri aku kesempatan untuk mengejarnya . Janjiku Takkan ku sia-siakan Takkan aku tinggalkan . Sepenuhnya aku akan berada dalam mimpi yang nyata itu . Sepenuhnya Itu janjiku . Kumohon beri aku kesempatan itu Aku ingin melihat mereka tersenyum bangga Hanya itu Anggap saja itu balasan kecilku bagi mereka Mengukir senyuman di wajah mereka . Pasti sangat menyenangkan .

daun yang jatuh tak pernah membenci angin

daun yang jatuh tak pernah membenci angin . dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja . tak melawan . menikhlaskan semuanya . ---- ... biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun . daun yang tak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya .. .                                                                                                             (Tere Liye)
terucap kata . terhapus harap . berubah haluan . berbelok . menghentikan rasa. menjadikannya lebih sederhana . membuat rasa nyata seperti bunglon . berubah-ubah . tersamarkan . tak nampak dan tak terbaca. --------- terpaut hati . tak bisa . tak ada wujud . tak ada nyata . yang tlah terpaut biarlah . tak perlu diputus. tak usah dihapus . karena yang terpaut itu mampu menjadi apapun . tak harus 'cinta' . tetapi . sayang itu luas adanya

coba melepasnya

melihat cakrawala . merengkuh asa . meninggalkan kelam . beranjak . bangkit dan berlari . Melupakan memang takkan mungkin . karena dia seperti kata yang terukir pada sebuah batu . lekat dan takkan mudah terhapus. meski takkan mungkin. tentu bukan berarti terpaku. yang tak terengkuh biarlah. karena memaksa hanyalah keletihan. lepaskanlah . lapangkanlah. biarkanlah yang terbebas itu melanjutkan langkahnya . karena jalanmu telah menanti untuk kau jejaki.
tak hanya dia tak sekedar dia dan itulah seharusnya bukan hanya untuknya bukan sekedar tentangnya dan itulah hidupmu hidupmu yang seharusnya ada cita yang lain. ada mimpi yang lain. ada asa yang lain. yang selalu menanti untuk kau jemput . berhenti ! kumohon berhentilah mengharapkannya. berhentilah memanjakannya . berhentilah mengagungkannya di hatimu berhentilah me'raja'kannya. kumohon karena raja yang baik tak kan pernah membiarkan ratunya menangis

terjebak dalam rasa sendiri

BODOH . mana bisa seperti itu . berpura-pura . akhirnya kau sendiri yang merasakan . sudah kubilang jangan coba-coba . rasanya sama saja kan ? mana bisa seperti itu ? kau sendiri yang mengatakan, bahwa semua itu tak mungkin . tapi mengapa tetap kau lakukan . seudah . jangan menangis lagi. nasi sudah menjadi bubur . rassakan saja pahit yang mendera . berdoalah pahit itu akan tetap terasa manis

aku senang

ternyata hari itu masih ada . kukira setelah kemarin semuanya usai . kukira batasku adalah kemarin . tetapi ternyata hari itu masih ada . aku senang meski masih pada posisi yang sama aku senang meski ku tahu akan ada kehilangan aku senang karena aku masih bisa bertegur dengan mu aku senang

untuk ayah dan ibu :)

Ayah . Aku ingin menjadi sepertimu Aku kagum dengan ketangguhanmu Aku kagum dengan kegigihanmu Aku kagum dengan semangat yang slalu kau miliki Ibu . Aku pun ingin menjadi sepertimu Karena kesabaranmu Karena kasih sayangmu Karena ketulusan yang kau miliki Ayah . Aku selalu menanti cerita-ceritamu di meja makan . Saat pagi dan malam . saat aku memulai hariku dan saat kau bertanya “bagaimana hari ini nak?” Berbagi cerita dan pengalaman dengan mu, sungguh takkan pernah habis . Itu sangat menyenangkan ayah . Ibu . Aku pun selalu menanti hidangan-hidangan mu di meja makan. Saat terburu-buru menyediakan sarapan untukku . Saat dengan wajah gembira kau berkata “nak, malam ini ibu memasak makanan kesukaanmu” Aku suka . meski terkadang hidangan itu selalu sama . Aku tak pernah bosan . sedikit pun . Tak seperti makanan-makanan diluar sana . Ayah . ibu . Aku sayang kalian . Aku bersyukur berada diantara kalian . Menjadi bagian dari kalian ...

untuknya yang sesaat hadir di hidupku

dan inilah .. menjadi bunga yang hanya disinggahi kupu . untuk sesaat . sesaat .  hanya untuk membuat bunganya nampak semakin cantik . hanya untuk mengajak sang bung bercengkrama .  barang sebentar . saat si bunga mulai merasa nyaman dengan kehadiran si kupu . saat si bunga semakin berbaik hati berbagi nektar . saat si bunga selalu menunggu kehadiran kupu untuk memberikan nektarnya . saat tak ada lagi keengganan . saat semuanya seakan menjadi satu . saat itulah kehidupan berlanjut . tak ada lagi kupu . ia telah bertelur dan menyelesaikan masa hidupnya . si bunga ?  seharusnya tetap nampak cantik meski si kupu tak lagi menyapa :')

cinta pada pandangan pertama

tertegun karena tatapn yang tak biasa dengan sorot mata yang jujur dan senyuman jahil yang terukir tergoda . atas tatapan itu . atas senyuman itu . dan sorot mata yang tak mudah dilupakan terbersit harap . tertanam benih cinta . inikah ?  katanya cinta bisa dari mata turun ke hati mungkinkah ? berharap tatapan itu lebih lama meski karenanya aku tak sanggup berkata hanya simpul senyum malu yang terukir yang terasa bersama hentian waktu yang sesaat oh, inikah rasanya jatuh cinta pada pandangan pertama

rasa yang sederhana

menjadi sederhana dengan rasa menjadi biasa . menjadi sekedarnya . menjadi apa yang dia butuhkan menjadikan hati tanpa rasa. menjadikan yang indah tampak biasa dan menjadikan yang nyata seolah taka ada bukan kemudahan menjalaninya bukan pula kemudahan menutupinya butuh rasa . perlu asa ingin. karena hanya kami yang mengerti saat  rasa yang ada harus dibuat tak ada saat rasa yang nyata harus disembunyikan saat rindu hadir . mata bertatap namun apa . nyata tak bisa dirasa hanya rasa sendiri . mungkin dia tapi tak bisa . dua menjadi satu saat satu itu tak nyata hanya kami . cukup kami yang mengerti biar aku yang rasa . dengan sesak ku rasakan ku jalani seiap rindu yang hadir dengan tawa yang kosong . dengan tangis yang tertahan ku lewati setiap rindu yang menyapa dengan bayangmu, dengan semua kenangan kita ku lewati kesendirian yang kau ciptakan untukku

sekilas

Aku tetaplah aku yang seperti ini . Memasuki kehidupan mu, Jujur tanpa sengaja . Maaf jika akhirnya ini jadi sedikit ‘berantakan’ Dan aku . tak mau disalahkan atas semua ini . Karena aku tak pernah meminta Dan aku pun merasakan akibatnya . Aku memang bukan siapa-siapa . Bahkan mungkin hanya angin lalu , yang hembusannya terlalu meresap dalam asa mu . Tak ada maksudku dan sekali lagi Jangan salahkan aku . karena aku tak berniat . Jika akhirnya ‘berantakan’ . yasudah . Apalagi . toh sudah ‘kepalang basah’ Terserah . berhenti atau lupakan . Tak akan aku menghalangi . karena apa Aku tak pernah meminta . Ya memang, aku juga merasakan akibatnya . Akibat dari apa yang tak pernah kuminta Tapi aku tidak marah . Menyesal pun tidak . Karena setelah ku cermati . Aku ‘butuh’ . --tertawa saja silahkan – Aku tidak berbohong . saat berkali ku katakan aku tak meminta . Karena aku memang tak pernah meminta . Jika akhirnya aku berkata aku ‘butuh...

tentang jejaknya

Menghapus jejakmu . adalah langkah tersulit yang harus kulakukan . Tak seperti saat mencintamu . Kulakukan seperti berlari diatas hamparan pasir nan putih . Ringan, menyenangkan, dan setiap hembusan angin yang kurasakan seolah selalu membawakan berita bahagia . Tentang mu dari mu untuk cinta . Dan kini, nyatanya ombak yang menghadang pun tetap tak mampu menghapus jejak-jejak di hamparan pasir itu . Entahlah . bukankah harusnya tersapu dengan mudah . Tapi kali ini jejaknya begitu melekat . Entah setelah terjangan ombak yang keberapa kalinya Jejak itu tetap tak mau hilang . Lantas apa? Berharap ? menunggu ? atau apa ? Melihat jejak itu . memang seolah tak ingin ada sedikit pun yang terhapus . Inginnya abadi tapi nyatanya tak mungkin . Pilihannya sekarang . Hidup dalam ingin? Atau hidup dalam nyata ? Dan tetap tak tahu . karena ingin yang ada tak sama dengan nyata . Sedang aku . hidup tak hanya sekedar untuk menghapus jejak-jejak itu . Jejak k...
tak seperti hujan yang turun kan cepat menguap ketika mentari berganti . sang pecinta hujan nyatanya tetap mengendap . meski mentari telah datang silih berganti.

jalan yang terputus

jalan setapak ini . entah mengapa semakin mengerucut . semakin terasa gelap. Cahaya yang dulu begitu terang didepan sana, kini semakin menghilang . Sepertinya aku telah salah jalan.     Sepertinya aku telah tertipu dengan cahaya yang begitu terang di gerbang sana Gerbang yang kini berada begitu jauh dibelakangku Karna entah . Sudah berapa lama aku menyusuri jalan ini . Sudah berapa jauh aku berada didalamnya Aku tak tahu . Yang kutahu hanya . cahaya yang dulu selalu setia menemani langkahku di jalan setapak ini Kini telah redup . tak ada lagi . Dan sepertinya jalan ini memang terputus . dan mungkin inilah ujungnya . Lantas. Sanggupkah aku berbalik arah dan memilih jalan yang lain . Sedang aku telah begitu jauh menyusuri jalan ini Mungkinkah aku akan cepat menemui jalan yang baru . Hanya waktu yang tahu .