Ayaah .

Tampak letih tubuh tua mu, memikul tanggung jawab dan pekerjaan yang tak pernah habis.
Tapi itu tak serupa dengan aura semangatmu, yang selalu nyala membara menggetarkan nyali mudaku.

Tak terbilang berapa banyak waktu yang kau habiskan untuk anak-anakmu .
Mungkin seluruhny, mungkin setiap gerak usahamu adalah untuk kami, anak-anakmu, tak hanya sebatas memenuhi mimpimu.
Mungkin hidupmu adalah kami.
Usaha mimpi dan seluruh pekerjaanmu mungkin bernafaskan kami
Bukan sekedar memuaskan keinginanmu
Tetapi justru untuk mencukupi kami.
Kami anak-anakmu ayah

Kini aku merenung ditengah hiruk pikuk usahamu
Sudahkah aku membalas setiap peluh usahamu?
Atau, mungkinkah aku bisa menjadi sama dengan usahamu?

Ayah ..
Harus ku akui .
Aku belum sepenuhnya menjadi sesuatu
Di usiaku yang sudah kepala 2, aku belum bisa berdiri d atas kakiku sendiri.
Maafkan aku ayah, karena aku begitu lamban untuk dapat membantumu
Karena terkadang aku begitu asik dengab duniaku sendiri

Ayah .. Aku ingin kau tahu
Setiap susahmu adalah susahku
Dan setiap senangmu adalah senangku

Semoga kita selalu diberi jalan dan kekuatan oleh-Nya untuk selalu bisa menjalani setiap tantangan dari-Nya

Aku sayang ayah :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#nothing 2

nothing #3

fr : bila semua wanita cantik