Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

rasa dalam tinta

Goreskan tinta . wakilkan kata. atas sebuah rasa . yang tak sempat di ucap . tak sempat di ungkap. tergambar dalam setiap kata . gurat wajah yang seharusnya nyata . bibir terkatup . tak ada suara . berkata "a" . hanya gerakan . menggantikan pita suara yang bertugas . hilang . terbayar . seluruhnya dalam kata oleh tinta atas rasa 

nothing #1

Meletakkan hati di pangkuan rasa Bergerak, berputar, berubah-ubah Berwarna - warni . transparan >> putih >> abu-abu >> hitam kelam . gelap . tak terlihat dari tak terlihat kembali pada tak terlihat . tak akan berubah . ketika mereka adalah ketulusan tak akan berpaling saat mereka menjadi kesetiaan tak akan berdusta ketika menjadi kejujuran seluruhnya rasa yang mungkin tak abadi yang terkadang tersamarkan
atas perbedaan kita berjumpa di persimpangan kita tertawa --- menutup mata untuk hitam dan putih membenarkan setiap abu-abu yang datang --- merasakan kesamaan di jalan yang berbeda

tawa dan musim semi

Aku melihatmu tertawa, Seketika aku terdiam, Berharap saat itu berlangsung lebih lama, Bagiku tawamu seperti air penghilang dahaga Hujan pembasuh kering Menyelesaikan musim kemarau Dan mengundang musim semi datang Di hatiku , Atas tawamu dihadapanku Musim semi itu benar-benar datang di hatiku . Membuat ribuan rasa mulai bermekaran Semua atas tawamu . Meski tawamu bukan atasku Tapi cukup, melihat dan merasakan tawamu, Mampu hati ini berdesir, merasakan kebahagiaan yang mungkin sama . Sayangnya musim semi ini tak bertahan lama . Seketika musim gugur itu datang, Menrepa, memaksa menggantikan musim semi Bahkan sebelum seluruh rasa ini benar-benar berhasil bermekaran Mengapalah , ini berlalu begitu cepat . Terlalu cepat tawa itu menghilang Mengapa kini gurat kesedihan yang kudapati di wajahmu . Kemana tawamu ? Kemana pelepas dahagaku ?
tahukah kau , takkan pernah ada kata yang sanggup wakili perasaanku saat ini, takkan ada kata yang tepat untuk seluruh rasaku pada mu, bukan sedih, senang, cinta, sayang,benci tak slah satu dari semua kata-kata itu karena entahlah, rasanya begitu aneh begitu takut aku menggambarkannya sungguh aku begitu takut kehilangan mu enath karena apa, dan seharusnya perasaan seperti ini tak pernah ada karena aku, bukan siapa-siapa mu dan kamu, hanya obat bukan yaph,o b a t. seharusnya aku lebih dari sekedar sadar lebih dari sekedar paham untuk kata itu :(

untuknya, dirimu, dan dia

untuknya , terima kasih, atas setiap rasa yang telah kau cipta, tahukah, kau telah jarkan begitu banyak hal padaku, tentang kesetiaan, kepercayaan, dan tentang rasa sayang, memaafkan, memberi kesempatan, banyak hal, terlalu banyak, hingga sampai detik ini aku tak bisa lupakan semua . terimakasih, tak ada satu hal pun yang kusesali atasmu kecuali satu  "nyatanya aku tak mampu menjadi yang terbaik bagimu" itulah satu-satunya penyesalanku atasmu . maafkan dan terimakasih untukmu , terima kasih, kamu seperti obat, datang dengan dosis tinggi dan sungguh sanggup membuat setengah dari fikir dan rasa ku teralihkan, dan aku sadar, layaknya obat, dosisnya akan semakin berkurang, begitupun kamu, dosisnya semakin berkurang, tapi rasanya semakin pekat, sedikit saja kuteguk, rasanya kan amat sangat melekat. terimakasih, telah menjadi tangga, untukku beranjak dari lubang ini, telah menjadi pegangan ketika ku ingin beranjak dan bangkit. mes...

k-cil

aku takkan pernah menyalahkanmu takkan pernah, sekalipun . aku memang tak mengerti apa yang sebenarnya aku rasakan , kau bantu aku bangkit dari kesedihan tapi tanpa kau sadari, kau telah membuat kegalauan yang baru. yaph, kegalauan, aku benci rasa ini, seharusnya aku tak memiliki perasaan seperti ini . meski sejak awal kau berkata "jangan pernah menyukaiku" tapi sungguh setiap tindakanmu selalu membuat ada perasaan lain yang tumbuh aku sadar, aku benar-benar sadaaar . kita takkan mungkin satu itulah mengapa aku benci perasaan ini. dan kali ini . sungguh takkan ada seorangpun yang mampu mengerti apa yang kurasakan .

Saat Keletihan Menyapa

Letih, Kali ini aku benar-benar letih Tenaga ku nyaris tak bersisa tak hanya tenaga ku yang semakin menghilang tapi semangatku, yah semangat ku juga mengekor ikut menghilang bersama sisa-sisa tenagaku lihatlah, kecerian yang meredup itu Nampak jelas bukan Terlalu banyak Iya, ini pasti karena terlalu banyak Terlalu banyak rasa sakit yang dipendam Terlalu banyak kerelaan yang dijalani Teralu banyak tanda tanya Kekosongan Kehampaan, Mungkin itu Yang membuat cahayanya semakin meredup Meninggalkan gurat kesedihan Gurat keletihan Gurat keputusasaan atas apa yang selama ini dikejarnya Atas setiap pengharapan Dan atas puluhan kekecewaan yang menimpanya. Yang jelas, keletihan itu teramat nampak dan amat sangat terasa Tak ada yang tahu Karena dia . bukannya pandai Tapi bisa menutupinya dengan baik .. kali ini. Setidaknya . tak akan ada yang bertanya mengapa Disaat tak ada satu jawaban pun yang sanggup ia jelaskan .

kosong

kesepian itu seolah menghampiri ku LAGI entah untuk yang keberapa kalinya . perasan kosong ini menyeruak, naik ke permukaan memenuhi seluruh ruang di dada meninggalkan sesak sesak yang begitu menyiksa, ah, entahlah, mengapa harus seperti ini rasanya mengapa ini terasa semakin sulit . mengapa serumit ini cinta . "CINTA??" apa iya ini cinta? tak mengerti aku . entah kemana arahya . inilah mungkin yang membuat sepi kembali hadir tak ada arah , terlalu rumit untuk dinalar tidak, bukan rumit untuk dinalar hanya terlalu rumit untuk diterima oleh hati yaph, mungkin itulah, sekeping rasa yang begitu menyesakan dada . membuat segala seakan sia-sia yah, sia-sia . tak ada gunanya . ah entahlah, aku benci dengan perasaan seperti ini .

kehilangan

mengeja kata kehilangan . seperti mengurai semua kenangan . mengingat saat pertama kali bertegur, mencoba merasakan kembali hangat yang sama . yang dulu kita rasakan saat pertama kali bertatap mata . mengucap kata kehilangan seperti memuntahkan kembali semua kejadian semua hal yang pernah terlewati rentetatan peristiwa dengan segudang cerita . cerita yang takkan terulang takkan terlupa T e r u l a n g . satu kata yang mnggelitik , mengiringi kata kehilangan berhiaskan tanda tanya besar . mungkinkah terulang ? ah, terlalu nampak seperti sebuah harapan . waktunya telah habis  . telan saja kata kehilangan itu mentah-mentah . dan biarkan kenangan itu bersemayam di satu sudut di ruang hatimu . bertemankan waktu .

musik gersang

denting musik yang menyayat . meninggalkan sejuta rasa . terdengar indah namun terasa menyakitkan . meninggalkan gaung kehampaan . gema kekosongan . musik pesakitan . meraung-raung , meminta sisipan nada menanti harmonisasi lain . berharap ada satu do atau re yang membuatnya lebih baik . suara satu atau dua nampak sama, hanya terdengar seperti erangan kesakitan . penyanyi-penyanyi kehausan . nyaris kehilangan suara . untaian nada itu menggeram . menggeram dalam perbedaan . dalam satu do tinggi meloncat fa lalu sol berakhir di do rendah membuat telinga berdarah menyisakan luka . dalam gaung kehampaan . gema kekosongan . ---------------

perjalanan

Seperti mengusik ketenangan riak dipantai Melebarkan layar diatas terjangan ombak Mendayung perahu melewati dalamnya samudera Menyelam . menikmati keindahannya Tenggelam . terbuai oleh hamparannya Ubur-ubur .ikan . rumput laut. Batu karang . kepiting. Hingga bulu babi Kini tlah menjadi kawan baru . Menyambut hati dengan keramahannya Harmonisasi yang indah . akhirnya kenyamanan . Sejenak lupa . lantas nyaman . dan sekarang benar-benar tak ingat lagi . Burung-burung yang mengintai. Ah, keindahan itu, membuat segalanya sempurna . Yang mengintai itu tak ada artinya . Takkan mampu burung itu menyelam , Takkan mampu, karena disini hanya ada keindahan dan harmonisasi yang indah Terhempas . Ternyata ombak itu mengganas Tak di sangka Yang tenang itu kini begitu mengguncang Terkoyak . berantakan . Tak ada kawan . tak ada pegangan Yang mengintai semakin menambah ketakutan Hancur . Yang indah itu luluh lantak sudah . Tenggelam. Tak lagi terbuai...

hope

Mimpi ku menghilang, bukan Belum menghilang hanya sedikit terhalang Hingga ku tak dapat lagi melihatnya Aah Aku ingin melihatnya Aku ingin meraihnya Aku ingin nyata mimpi itu Izinkan aku Kumohon Berikan aku jalan, beri aku ruang Beri aku kesempatan untuk mengejarnya . Janjiku Takkan ku sia-siakan Takkan aku tinggalkan . Sepenuhnya aku akan berada dalam mimpi yang nyata itu . Sepenuhnya Itu janjiku . Kumohon beri aku kesempatan itu Aku ingin melihat mereka tersenyum bangga Hanya itu Anggap saja itu balasan kecilku bagi mereka Mengukir senyuman di wajah mereka . Pasti sangat menyenangkan .