untuknya , terima kasih, atas setiap rasa yang telah kau cipta, tahukah, kau telah jarkan begitu banyak hal padaku, tentang kesetiaan, kepercayaan, dan tentang rasa sayang, memaafkan, memberi kesempatan, banyak hal, terlalu banyak, hingga sampai detik ini aku tak bisa lupakan semua . terimakasih, tak ada satu hal pun yang kusesali atasmu kecuali satu "nyatanya aku tak mampu menjadi yang terbaik bagimu" itulah satu-satunya penyesalanku atasmu . maafkan dan terimakasih untukmu , terima kasih, kamu seperti obat, datang dengan dosis tinggi dan sungguh sanggup membuat setengah dari fikir dan rasa ku teralihkan, dan aku sadar, layaknya obat, dosisnya akan semakin berkurang, begitupun kamu, dosisnya semakin berkurang, tapi rasanya semakin pekat, sedikit saja kuteguk, rasanya kan amat sangat melekat. terimakasih, telah menjadi tangga, untukku beranjak dari lubang ini, telah menjadi pegangan ketika ku ingin beranjak dan bangkit. mes...