100 days without you

Bu,
Semuanya seperti apa yang de bayangkan pada akhirnya.
Tidak mudah menjalani segalanya tanpa ibu.
Semakin hari semakin terasa berat Bu.
Teringat kata-kata yang berulang kali de ucapkan saat de tahu Ibu pergi, "aku harus bagaimana?, Aku harus apa?"
Hanya kata-kata itu yang terus berputar di kepala dde.
Dan ya, karena ternyata de semakin banyak dihadapkan pada pilihan-pilihan yang tak mudah setelahnya.

Bu, 
Entah kenapa cobaan itu seakan tak pernah usai.
Entah kenapa semuanya tak pernah sederhana buat dde.
Seringkali merasa lelah dan ingin pergi saja, menyudahi segalanya.

Tapi de selalu ingat,
Ibu selalu mengajarkan untuk menjadi kuat, bahkan sosok yang selalu lebih kuat setiap harinya.
Dan de berusaha untuk itu meski masih sering menyerah.

Bu, 
maafin dde karena masih sering menangisi keadaan.
Maafin dde karena masih sering kalah oleh perasaan dan terlalu memikirkan kata orang.
Sungguh semuanya tak mudah buat dde Bu,

Bu, 
terima kasih telah berkali hadir dalam tidur.
Setidaknya itu cukup menenangkan dan sangat menyenangkan hingga rasanya ingin tetap terlelap.
Karena segalanya seakan nyata.

Bu, 
de selalu yakin ibu sudah bahagia Disana.
Karena ibu adalah ibu terbaik yang pernah de miliki, ibu terhebat dan terkuat yang pernah ada di hidup dde.
Dan de akan selalu berdoa untuk ibu.

Bu, 
de janji untuk selalu menjadi kuat, meski mungkin tak sekuat ibu, 
Untuk selalu menjadi sabar, meski mungkin tak sesabar ibu,
Dan de yakin, akan ada saatnya dimana semua menjadi lebih tenang dan menyenangkan :')

Bu,
Terima kasih atas semua bekal hidup yang telah ibu berikan.


Miss you so much :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#nothing 2

nothing #3

fr : bila semua wanita cantik